Keep Smile Everyday whatever happens
Live your Life with Love and Laugh

PROMO CMP (Classic Mulberry Powder)

PROMO CMP DARI NFONLINE SHOP~
IDR 130rb/box
IDR 375rb/3box
IDR 690rb/6box
IDR 888rb/8box

PEMBELIAN LEBIH DARI 6 BOX FREE ONGKIR SE INDONESIA!
INFO LENGKAP
Tampilkan postingan dengan label Kata-Kata Motivator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata-Kata Motivator. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 September 2010

Bahaya Pikiran Negatif

Dr. Masaru Emoto San dalam bukunya tersebut membahas dengan jelas bahwa berpikir negatif yang terus-menerus akan meresonansi organ-organ tubuh tertentu sehingga organ-organ tubuh tersebut tidak bisa berfungsi dengan maksimal, akibat selanjutnya akan dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, dari yang ringan hingga yang fatal. Misalnya, bila sering cemas, maka lambung akan terresonansi, akibatnya akan terjadi gangguan pencernaan berat, yang dalam jangka panjang lambungnya akan tidak sehat.

Secara ringkas, hasil penelitian Dr. Masaru tentang berpikir negatif dan penyakit yang bisa ditimbulkan, sebagai berikut:

* Bahwa jika kita sering membiarkan diri kita stress, maka kita akan mengalami gangguan pencernaan.
* Bila kita sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung.
* Bila kita mudah tersinggung, maka kita akan terkena insomnia (susah tidur).
* Bila sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah.
* Bila sering membiarkan rasa takut yg berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal.
* Bila suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna).
* Bila suka marah bisa sakit hepatitis.
* Bila sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah.
* Bila Anda sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula).
* Bila sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis (memori dan kontrol fungsi tubuh berkurang & bisa menyebabkan kematian !!)
* Bila sering bersedih, bisa menderita leukemia (yg hingga kini belum ada obatnya)
* Bila selalu dengki/iri hati terhadap seseorang, mudah mengakibatkan kulit bernanah atau cantengan.


 Jika mau disimpulkan, mengenai pikiran negatif apa saja yang bisa menimbulkan penyakit, inilah jawabannya:
Stress, Rasa khawatir yang berlebihan, Mudah Tersinggung, Bingung, Rasa Cemas, Pemarah, Apatis, Tidak sabar, Sering merasa Kesepian, Sering merasa sedih dan Iri hati serta Dengki. 

Untuk ini kita perlu selalu berpikir netral dalam setiap kejadian. Bisa juga kita selalu berpikir seolah-olah semua kejadian baik-baik saja. Makanya, kalau terasa ada beban, ya pasrahkan saja kepadaNYA yang berkuasa mengatur hidup kita. Sebaliknya, kalau ada rezeki besar, kita juga harus mau sepakat dengan rencanaNYA yang selalu ingin mensejahterakan semua orang(Artinya Kita Wajib Berbagi tanpa hitung-hitungan).

Jika kita bisa berpikir netral dan berpikir semua kejadian adalah baik-baik saja, maka kita akan bisa selalu bersyukur dalam segala kejadian, dan setiap saat. Kalau sudah begini, tentu saja pikiran kita akan bisa terbebas dari pencemaran pikiran-pikiran negative.
 


sumber:
www.google.com 

Read More......

Kamis, 02 September 2010

cinta&pernikahan

Pada suatu hari, Plato bertanya kepada Sang Guru…

Plato: “Guru, apa itu cinta? bagaimana saya menemukannya?”
Guru : “Ada ladang gandung yang luas didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yg kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”.

Plato pun berjalan menelusuri hutan dari satu ujung ke ujung
lainnya, dia kembali ke hadapan guru dengan tidak membawa seranting
pohonpun. Lalu sang guru bertanya

Guru : “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato: “Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi didepan sana. Jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat melanjutkan perjalanan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tidak sebagus ranting yang tadi. Jadi pada akhirnya tak kuambil soebatang ranting pun”.
Guru : “Itulah cinta”

Pada hari yang lain plato bertanya lagie
Plato: Lalu apa pula itu pernikahan?
lalu sang guru kembali memerintahkan :

Guru : coba kau masuk hutan lagi, jalan dari satu ujung ke ujung lainnya dan jangan berbalik. Cari sebatang pohon yang paling besar, paling kuat, paling tinggi, paling bagus, dan paling cantik.
kemudian Plato langsung kembali memasuki hutan.

Tidak lama kemudian Plato sudah kembali ke hadapan gurunya dengan
membawa sebatang pohon. Lalu sang guru bertanya:

Guru: Kenapa kau sudah kembali? apa kau sudah sampai ke ujung jalan satunya!? dan pohon yg kau bawa itu menurutku tidak bagus2 amat, tidak trlalu besar, tidak terlalu tinggi, tidak terlalu cantik. Tolong jelaskan ke aku kenapa kau kembali cepat dan memutuskan mengambil pohon ini?

Plato menjawab :
Plato: saya memang hanya baru sampai 1/3 perjalanan ketika saya memutuskan untuk mengambil pohon ini. Saya sadar pohon ini memang tidak bagus2 amat seperti yg guru katakan.
Guru : lalu kenapa kau mengambilnya?
Murid : saya memutuskan mengambilnya karena saya takut sampai di akhir perjalanan saya tidak menemukan pohon yang lebih bagus dari ini.

lalu sang guru berkata :
Guru : itulah yg namanya PERNIKAHAN

Kurang ajar ? memang kenyataannya begitu

Jika kita analogikan jalan dan hutan sebagai hidup dan perjalanan waktu yang tidak dapat kembali, akankah kita menyesal telah melewatkan cinta ………….
sampai saat inipun aku tak dapat menjawabnya
Jika kita analogikan ranting sebagai cinta, akankah kita menemukan cinta yang sempurna

Apabila kita mengharapkan suatu cinta yang sempurna, kita hanya akan berakhir pada ujung jalan dengan ranting yang mungkin sangat jauh dari kesempurnaan yang pernah kita lihat yang berada di sana dengan segala macam kenangan masa lalu

Sedangkan dalam pernikahan adalah sebuah kompromi, untuk dapat menahan keinginan dan harapan saat itulah kita akan mendapatkan cinta yang sempurna, dan cinta adalah hal terindah yang dapat terjadi dalam hidup manusia

Read More......

Senin, 30 Agustus 2010

Pikiran

Pikiran kita terbagi menjadi dua bagian, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar memiliki kemampuan untuk berpikir; pikiran sadar juga mampu menerima atau menolak. Sementara itu, pikiran bawah sadar hanya menerima dan menyimpan; namun tidak mampu melakukan penyeleksian terhadap informasi yang masuk. Jika kita mengisi pikiran kita dengan pikiran-pikiran takut, ragu-ragu, dan kebencian, maka sugesti otomatis akan aktif dan menafsirkan hal-hal tersebut menjadi kenyataan. Pikiran bawah sadar adalah bank data, dan mempunyai kekuatan lebih besar jika dibandingkan dengan kekuatan pikiran sadar. Pikiran bawah sadar seperti mobil, sedangkan pikiran sadar adalah pengemudinya. Kekuatannya ada pada mobil, tetapi pengendaliannya ada pada pengemudi. Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan yang sangat besar, yang siap melaksanakan perintah Anda. Namun, Anda harus membangun keinginan untuk mampu berbicara kepadanya dengan bulat hati. Oleh karena itu, pikiran bawah sadar dapat sangat membantu, tetapi dapat pula menghambat kita. Pikiran bawah sadar itu seperti sebidang tanah yang subur, yang akan menumbuhkan apa pun yang Anda tanam. Jika Anda menaburkan benih yang baik, Anda akan memiliki kebun yang baik. Sebaliknya, jika Anda menaburkan benih yang jelek, Anda pun akan memiliki kebun yang jelek. Akan tetapi, meskipun Anda menanam benih yang baik, rumput-rumput liar tetap akan tumbuh di sana-sini. Oleh karena itu, proses penyiangan harus terus dilakukan. Maksudnya adalah tetap mengendalikan pikiran, bergaul dengan orang-orang positif, dan biasakan melakukan sugesti yang positif. Kita sering kali menggunakan sugesti diri secara tidak sadar. Sebagai contoh, jika Anda harus bangun pagi karena ada janji yang sangat penting, Anda akan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda harus bangun tepat waktu. Pada kenyataanya memang terjadi demikian, walaupun tanpa menggunakan alaram. Pikiran bawah sadar Anda yang telah dipersiapkan, bekerja untuk Anda. Sugesti diri adalah sebuah cara untuk memprogram dan mengondisikan pikiran kita agar sebuah kalimat menjadi ramalan yang terpenuhi. Sugesti diri adalah proses yang berulang-ulang, di mana kita member masukan kepada bawah sadar kita dengan pernyataan-pernyataan positif yang akan diterjemahkan menjadi kenyataan. Pengulangan itu sendiri tidak cukup, jika tidak disertai dengan emosi atau perasaan Anda. Lakukan sugesti diri yang positif, sering-seringlah berkata-kata baik dan bijak, untuk menjadikan kita manusia yang semakin positif atau negative tidak dapat mengisi pikiran kita secara bersama. Tidaklah mengherankan jika banyak perusahaan berani menghabiskan miliaran rupiah untuk mengiklankan produknya. Tujuannya tidak lain adalah untuk memasukkan pesan-pesan tersebut ke dalam pikiran bawah sadar kita. Setelah pikiran kita terus-menerus menerima pesan tersebut, pikiran kita akan terpengaruh untuk bertindak sesuai dengan pesan dari iklan tersebut. Jadi, jelaslah bahwa sebenarnya pikiran kita bisa deprogram. Hanya pertanyaanya, apa isi dari program tersebut?

Read More......

Making Money Online From Home

http://www.buxvertise.com/builder.php?id=10972 Earn easy money with Daceband
make cash

Entri Populer